Seutas harap menyeringai
Semisai gudang senyum melambai
Senandung nyanyian hati
Teralun di malam sepi
Kerapuhan menyengat
Di malam pekat
yang terasa sesaat
keraguan melanda di tepian harap
singgasana terselimut asa
menanti hadirnya cahaya terang
mampu tawarkan tegukan air cinta
bak gelombang pantai
sapu pasir putih seputih kapas
kadang
tersapu jejak tanpa ara
inginku
akhir kisah tak berujung
serasa bidadari di surga
kutak kuasa menahan perih
tusukan pedang cinta
puisi ni kubuat saat ku mengalami keraguan akan sesuatu
dan kehidupanku bagaikan gelombang air laut yang pasag surut